Senin, 11 November 2013

KREASI KERTAS KORAN BEKAS




BAB I
 PENDAHULUAN
 A. Latar Belakang

1. Koran bekas belum banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan souvenir.
2. Koran bekas mudah didapatkan.

 B. Tujuan Penulisan

1. Agar pembaca mengetahui bahwa koran bekas dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan souvenir.
 2. Agar pembaca dapat memperoleh panduan tentang cara membuat souvenir dari koran bekas.

 C. Rumusan Masalah
 1. Apa sajakah manfaat pembuatan souvenir berbahan baku koran bekas?
2. Bagaimana cara membuat souvenir dari koran bekas?
 3. Bagaimana prospek bisnis souvenir dari koran bekas dalam sekala industri rumah tangga?

 D. Metode Penulisan
 1. Metode pustaka yaitu mengambil data dari bahan baku referensi yang berkaitan dengan topik.
2. Metode eksperimen yaitu mengambil data dari percobaan yang dilakukan.

 E. Sistematika Penulisan

Bab I, pendahuluan yang terdiri atas latar belakang, tujuan penulisan, rumusan masalah, metode penulisan, dan sistematika penulisan.
Bab II, berisi tentang tinjauan umum koran bekas, yaitu mengenal koran bekas yang baik digunakan.
 Bab III, pembahasan yang terdiri atas cara, manfaat, dan prospek bisnis koran bekas dalam skala home industri.
Bab IV, penutup berisi simpulan dan saran.


BAB II SOUVENIR DARI KORAN BEKAS 

A. Limbah Rumah Tangga

 Limbah rumah tangga merupakan limbah yang dihasilkan oleh kegiatan rumah tangga. Limbah ini bisa berupa kertas, kardus, ataupun koran. Berdasarkan sifatnya, limbah rumah tangga dibedakan menjadi dua jenis, yaitu limbah organik dan anorganik. Limbah organik yaitu sampah yang mudah membusuk seperti sisa makanan, sayuran, dan daun kering. Limbah anorganik yaitu sampah yang tidak mau membusuk atau tidak terurai seperti plastik, kardus, maupun koran. Sampah ini dapat dijadikan sampah komersil atau sampah yang laku dijual misalnya bingkai foto dari koran bekas, tas dari koran bekas, gantungan kunci, dan sebagainya.







 B. Kertas Koran Bekas

Arah alur kertas koran umumnya vertical atau tidak sesuai dengan tulisan yang ada. Sedangkan pada kertas tabloit arah alur kertas adalah horisontal(mendatar) sejajar dengan arah tulisan. Mengetahui arah alur serat kertas koran sangat diperlukan agar dalam pengerjaannya(terutama membuat pita untuk dikepang dan dipilin) tidak mudah robek.
            Teknik eksplorasi kertas koran bekas diantaranya dengan cara:
1.      Pilin
Teknik yang digunakan adalah dengan memilin kertas koran bekas dan dirangkai menjadi sebuah benda yang fungsional.
2.      Cetak
Cetakan dibuat terlebih dahulu, lalu dibentuk dengan menggunakan  kertas koran yang sudah dalam bentuk cairan.


3.      Mix Material
Mencampurkan kertas koran bekas dengan menggunakan resin dan pewarnaan.[1]
 


[1] Imamkaze.Pemanfaatan Limbah Koran Bekas,http://imamkaze.blogspot.com(Diunduh tanggal 9 
 September 2013)


 



                                                             BAB III

ANALISIS HASIL USAHA DAN CARA PEMBUATAN SOUVENIR


A.    Bahan Pembuatan Tempat Pensil Enam Sudut

1.Gunting
2.Cutter

3.Lem

4.Penggaris

5.Kardus bekas

6.Koran bekas







A.    Cara Pembuatan Tempat Pensil Enam Sudut
1.      Kertas koran dipotong persegi panjang, lalu dilinting dengan jumlah dan ukuran yang sama.


2.    Lintingan koran disusun satu demi satu membentuk rangkaian bujur sangkar, lalu menempelkan terus bujur sangkar lintingan koran hingga selesai.
        3. Kertas kardus dipotong dengan bentuk dan ukuran yang sama dengan tempat pensil, lalu ditempelkan tepi kardus yang tampak dengan lintingan koran.

 



A.    Bahan Pembuatan Bingkai Pigura
1.      Koran bekas
2.      Kardus bekas
3.      Lem kertas
4.      Gunting
5.      Cutter
6.      Penggaris

B.     Cara Pembuatan Bingkai Pigura
1.    Kardus bekas dibentuk pola dasar pigura kemudian dipotong sesuai dengan pola bingkai pigura dan dasar pigura.


2.    Kertas koran dipotong lalu dilinting sesuai ukuran permukaan pigura yang akan ditempel.


3.    Dasar pigura ditempel-tempel kertas koran pada permukaan kardus yang masih tampak(dibaliknya), lalu kertas koran dipotong mengikuti bentuk dasar pigura.
 
4.    Lintingan koran ditempel pada permukaan bingkai pigura hingga selesai.




              5.Setelah permukaan bingkai pigura ditempel lintingan koran hingga selesai, tempelkan bingkai pigura di dasar pigura.

A.    Manfaat Pembuatan Souvenir dari Koran Bekas
1.      Mengurangi sampah di lingkungan masyarakat
2.      Sebagai bahan usaha
3.      Sebagai bahan kerajinan
4.      Mengurangi pengangguran

B.     Prospek Bisnis Pembuatan Souvenir dari Koran Bekas
1.    Perhitungan Bahan Pembuatan Souvenir Tempat Pensil
a.       Koran bekas 30 lembar                                                           
b.      Kardus bekas                                      
c.       Lem kertas                                                       Rp 3.000,00
d.      Double tipe                                                      Rp 4.000,00
                                                                                          
Jumlah   Rp 7.000,00
2.    Penentuan Harga
a.       Biaya bahan                                                     Rp 7.000,00
b.      Biaya tenaga                                                    Rp 3.000,00
                                                                                                            
Jumlah   Rp 10.000,00
Harga setiap tempat pensil Rp 6.000,00
Dari 30  lembar koran bekas dihasilkan 3 buah tempat pensil, maka harga 3 buah tempat pensil = 3 x Rp 6.000,00                                                                                     
  = Rp 18.000,00
3.    Laba produksi tempat pensil
= Harga dari 3 buah tempat pensil – Jumlah perhitungan bahan dan biaya tenaga
= Rp 18.000,00 – Rp 10.000,00
= Rp 8.000,00
4.    Perhitungan bahan pembuatan souvenir pigura
a.       Koran bekas 30 lembar                                        
b.      Kardus bekas
c.       Lem kertas                                                            Rp 3.000,00
                                                                                                            
Jumlah  Rp 3.000,00
5.    Penentuan harga
a.       Biaya bahan                                              Rp 3.000,00
b.      Biaya tenaga                                             Rp 2.000,00
                                                                                                            
Jumlah   Rp 5.000,00
Harga setiap pigura Rp 6.000,00
Dari 30 lembar koran bekas dihasilkan 3 buah pigura, maka harga 5 buah pigura = 5 x Rp 6.000,00
= Rp 30.000,00
6.    Laba produksi pigura
= Harga dari 5 buah pigura – Jumlah perhitungan bahan dan biaya tenaga
= Rp 30.000,00 – Rp 5.000,00
= Rp 25.000,00






BAB IV
PENUTUP


A.    Simpulan
Berdasarkan uraian-uraian bab sebelumnya, Penulis dapat menyimpulkan :
1.      Koran bekas dapat dibuat souvenir dengan cara yang mudah.
2.      Bisnis home industri koran bekas ternyata menguntungkan.
3.      Cara pembuatan souvenir dari koran bekas sangat sederhana dan bahan-bahan mudah diperoleh.

B.     Saran
1.      Sebaiknya masyarakat memanfaatkan koran bekas untuk mengurangi tumpukan limbah rumah tangga.
2.      Sebaiknya masyarakat memperdalam teknik pemanfaatan koran bekas agar meningkatkan kreativitas.












DAFTAR PUSTAKA



Imamkaze.2013.Pemanfaatan Limbah Koran Bekas.                                                                                                                  http://imamkaze.blogspot.com(Diunduh tanggal 9 September 2013).
Rubiyar.2007.Kreasi Kertas Koran.Surabaya:Tiara Aksa.